Monday, January 18, 2016

Jangan Ganggu!

Aku tahu kalau hidup ini bukan sekadar kesedihan. Pasti akan ada arus yang membawa kita berputar mengalami jatuh dan bangun. Lalu, bagaimana bisa diri ini terperangkap begitu lama dalam suramnya kesendirian? Padahal ia dikelilingi orang-orang. Aku tak tahu, apa yang aku cari? Apakah sekelilingku nyata adanya? Ataukah hanya fana, sehingga meski dekat, tak bisa aku benar-benar merasakannya?

Lalu, orang-orang yang bahagia, bisakah mereka terus berbahagia saja tanpa harus mengomentari kesedihan orang lain? Toh, aku juga tak akan membawanya ikut dalam duniaku. Jika kalian bahagia, baguslah, nikmatilah, tak perlu menyakiti orang lain yang kalian rasa menyedihkan dengan kata-kata kalian. Jika tak berniat menenangkan, maka menjauhlah, tinggalkanlah, biarkan aku terpuruk sendirian.

Aku pun berusaha. Aku pun mencari. Aku pun bertahan. Aku pun juga ingin meraih kebahagiaan itu. Maka meski aku berbeda, tak perlulah kau ikut campur, apalagi mengganggu hanya karena sekedar ingin tahu. Aku akan menemukan kebahagiaan, sekarang atau nanti, aku pasti temukan. Meski sekarang mungkin masih jauh, dan aku masih sendirian. Itu lebih baik. Meski aku masih terperangkap dalam kesedihanku sendiri, aku akan belajar untuk lebih kuat. Pada akhirnya kita semua akan bahagia.

Tapi, kesedihan juga bukanlah bencana, apalagi kesalahan yang harus ditutupi. Maka biarkan ia mengalir. Dan semoga kesedihan itu akan menjagaku, agar tidak meninggi hati, apalagi merasa lebih baik dari siapapun. Kesedihan itu akan menjadi pintu kebahagiaanku, untuk menyadari betapa berharganya ia ketika ia datang nanti.

0 komentar:

Post a Comment