Saturday, December 29, 2012

The Best Love Story


Bagi saya, kisah cinta terbaik bukanlah Cinderella dan Pangeran. Bukan pula Sleeping Beauty ataupun kisah-kisah Putri pengantar tidur lainnya. Kisah cinta terbaik bukan ketika si tampan bertemu dengan si cantik kemudian saling jatuh cinta, karena itu merupakan hal yang wajar. Tentu saja, dilihat dari kecocokan, sosok tampan memang begitu pas berdampingan dengan si cantik, begitupun sebaliknya. 

Kisah cinta terbaik saya temukan dalam kisah Beauty and The Beast, ketika si Cantik mencintai si Buruk Rupa yang pemarah, dengan setulus hati. Ketika penerimaan akan pasangan dilakukan dengan sepenuh hati. Well, that's just beautiful, right? Ketika cinta yang sesungguhnya bukan lagi soal wajah, atau kekayaan, atau kepintaran, atau apalah, tapi cukup hanya dengan apa adanya dia saja. Dan ketika cinta itu bisa mengubah kita menjadi lebih baik, bukankah itu makna cinta yang sesungguhnya? Ah, sok tahu sekali saya bicara soal cinta. Siapalah aku ini, hahaha...

Well, have a nice Saturday Night, Pals! :)

0 komentar:

Post a Comment