Wednesday, May 9, 2012

Sebuah Kapal Penyeberangan

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Hallo, apa kabar? Kabar Gue? Hmmm.... So far so great! :D

PSM UIN Jakarta goes to Theater!!
Dua hari ini, gue bersama beberapa teman PSM disibukkan dengan kegiatan pementasan teater Kapal Penyeberangan Hukla yang diadakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Teater ini memakai konsep dramatisasi puisi, dan merupakan teater puisi pertama yang digelar di Indonesia. Puisi-puisi yang di-teater-kan adalah karya Om Leon Agusta, dipersembahkan untuk Chairil Anwar dan Asrul Sani, dua penyair legendaris. Om Leon sudah berumur 74 tahun, Beliau sudah mengalami banyak asam manis hidup mulai dari masuk penjara, mengembara dunia, dan sebagainya. Kapal Penyebrangan Hukla sendiri mengambil tema pemerintahan negara yang dari tahun ke tahun malah semakin edan. Beberapa puisi dinyanyikan, beberapa di-dramatisasikan. Kesempatan untuk bekerjasama bersama aktor yang gue idolakan, Teuku Rifnu Wikana, benar-benar tak terungkapkan lagi betapa senangnya. He's a very humble person, and very funny too. Juga kak Rahayu Saraswati, aktris teater yang sudah berakting di berbagai pertunjukkan luar negeri, tapi baru memulai debutnya di dunia teater pada pementasan Kapal Penyebrangan Hukla ini. Salah satu puisi yang gue ingat adalah:
Bang Wika and Kak Saras in action!!
"Di Jakarta... Gedung-gedung pun menjelma jadi pohon raksasa... 
Megapolitan hanyalah nama lain dari keangkuhan disini."

Bang Wika and Kak Yuyun with Taboosay Body Motion in action!
Lalu ada lagi Kak Yuyun, penari bersuara emas yang langsung menggetarkan jiwa begitu menyanyi. I forgot her real name because it's a long name, hehe. Dan aktor-aktor teater hebat lainnya yang nggak bisa gue sebutkan satu-satu. I learned so many new things. It was a fun and brilliant experience. Mereka semua jauh lebih dewasa dan berpengalaman sehingga membuat Gue yang notabene masih mahasiswa ingusan merasa seperti anak kecil nyasar setiap kali datang latihan, but none of them treated me nor my friends like kids. Mereka semua sangat ramah dan bersahabat dan nggak segan berbagi ilmu pada kami yang jelas masih sangat amatir dalam dunia akting, hehehe.

With all crew of Theater Kapal Penyeberangan HUKLA!
Seni selalu menarik. Seni apapun itu, ketika kita mencoba mendalaminya, kita akan menemukan keindahan yang membuat kita terpana dan ketagihan. Musik, teater, puisi, dan sebagainya. Ketika mereka disatukan, sebuah mahakarya yang hebat akan muncul. Alhamdulillah, pementasan ini mendapat apresiasi yang baik dari khalayak. Alhamdulillah, karena telah mendapat kesempatan untuk menjadi bagian darinya. It was fun! One of the most unforgettable moments in my life! Thanks Kak Gilas!

The journey still long. So many new lessons are waiting ahead to learn. I'll catch you in another story.

Wassalamualaikum. Wr. Wb.

4 komentar:

asriana syarifa septari said...

Aaaah cool banget chacha :D
Alhamdulillah, keren banget nih si mbak satu ini :)

Denisa said...

Hahaha elo malah jauh lebih keren Tar.. :3
Iya nih alhamdulillah, kesempatan yang jarang terjadi hehe.

Makasih banyak lho, Tar! :D

Ikbal Rizki said...

Wawww. pasti seru tu kegiatannya.
Setuju sama paragraf terakhir, seni selalu menarik.. seni apapun itu. :D
Seni membuat hidup manusia menjadi lebih indah. :D

salam dari Aceh.. --v heheu

Denisa said...

Wow, Aceh? Terimakasih sudah mampir di blog saya.
Hehe iya, seru banget, great experience lah pokoknya :D

Salam kembali :)

Post a Comment