Sunday, June 19, 2011

Diet? Mengubah diri?

Saya baru aja mengecek berat badan, dan ternyata sudah mencapai... ehem... 50kg, dengan tinggi badan cuma sekitar 155 cm. Aaaaa.... Akhirnya sebulan lebih rutinitas tidur-makan-internet-tidur-makan-internetan ini berakibat juga di badan Saya. Lalu jerawat-jerawat di wajah juga mulai banyak karena efek kebanyakan begadang. Saya tau sih, kalau kulit wajah saya sangat sensitif, tapi tetap nggak memberikan perhatian khusus untuknya. Saya jadi freak out sendiri pas ngaca, wkwk.. nggak ding. Sebenernya Saya cuma berpikir dengan wajah datar saat berkaca, "Oh, jerawat gue tambah banyak" lalu dengan cuek tidak mempedulikannya -__-"

Lalu, Saya pun berniat hari ini untuk memulai diet. Untuk mengurangi porsi nasi yang biasanya dua piring, jadi setengah piring. Dan mencoba untuk sedikit berolahraga. Tapi di hari ini juga semua rencana itu gagal karena sebuah pikiran ini, "siapa juga yang akan peduli dengan penampilan gue. pasti ada kan satu atau dua orang yang menerima kondisi gue apa adanya. lagipula, masih banyak banget orang yang jauh lebih gendut dari gue. ngapain gue nyiksa diri untuk diet?"

Nah, sebenernya pikiran ini ada benar dan salahnya. Yaitu, nggak ada salahnya Saya sedikit memperhatikan penampilan karena Saya perempuan dan sebenarnya pengaruh penampilan itu penting, tapi akhirnya pemikiran-pemikiran naif Saya tentang ketidakinginan dalam mengubah diri karena yakin akan ada yang menerima Saya apa adanya, sebenarnya hanyalah alasan untuk Saya tidak jadi melakukan niat diet ini. Padahal sebenernya diet ini kan bisa membuat Saya sehat juga. Lalu, perawatan wajah yang Saya rencanakan pun juga akhirnya selalu berakhir gagal karena pikiran naif yang sama dengan masalah diet tadi. Haaa.... kenapa Saya sebegitu gampangnya menyerah sih? Kemalasan dalam diri itu benar-benar tak terkalahkan deh. Apalah gunanya niat jika tidak berjalan? 

Meski Saya udah menulis semua ini dan mengetahui dimana letak kekurangan Saya dan tahu apa yang harus Saya perbaiki tentang diri Saya, tetap aja masih merasa malas. Haaa.... Doakan saja, kawan, supaya Saya bisa menghilangkan sifat super buruk ini. >.<

PS: To my dear boy, Keito Okamoto, I want to say congratulation for graduating from Columbia High School. You have take an exam to enter university, I heard, so goodluck. I love you, English boy, always :D

2 komentar:

アユちゃん said...

ganbatte!!
ayo, diet sama2..
\^o^/

Denisa said...

arigatou... haha aduh tapi males =,=

Post a Comment