Tuesday, April 12, 2011

Yamada Taro Monogatari (Jdrama)


Haaai, there... blog!~

Rasanya udah cukup lama ya nggak menulis blog (baru juga seminggu lebih) haha akhir-akhir ini nggak ada waktu buat online di komputer. Anyway, sekarang Saya datang dengan sebuah review mengenai dorama Jepang yang baru Saya tonton, yaitu Yamada Taro Monogatari (Story of Yamada Taro) yang diangkat dari komik Jepang berjudul sama. Drama ini bukan drama terbaru. Keluarnya tahun 2007 dan salah satu drama yang hits di kalangan pecinta dorama Jepang sana, tapi Saya baru menontonnya di 2011 (iya, Saya tau Saya selalu telat). Dorama ini dibintangi dua personil band nomor satu Johnny Entertainment, Arashi. They are Kazunari Ninomiya and Sho Sakurai. Okay, ayo kita masuk ke ceritanya.

Sakurai Sho and Ninomiya Kazunari from Arashi
Alkisah, terdapat sebuah SMA ternama dan unggulan bagi anak-anak dari keluarga mampu di Jepang, yaitu Ichinomiya Gakuin, yang di dalamnya terdapat sebuah kelas kehormatan untuk murid-murid istimewa yang terpilih. Taro Yamada (Kazunari Ninomiya), cowok super menawan yang cerdas dalam berbagai hal, mendapat beasiswa untuk bersekolah di SMA ini. Nilainya nomor satu di antara murid-murid yang masuk di kelas kehormatan tersebut. Nomor dua di bawahnya adala Mimura Takuya Mimura (Sho Sakurai) yang tidak kalah menawan dengan Yamada, pemuda yang selalu tampak tenang. Kedua cowok ini datang berbarengan dan beriringan secara kebetulan pada hari pertama sekolah, sehingga mereka terlihat seperti dua pangeran impian yang menarik perhatian semua murid di Ichinomiya. Seorang murid perempuan yang juga mendapat beasiswa di SMA Ichinomiya, Takako Ikegami (Mikako Tabe) langsung jatuh cinta pada pandangan pertama begitu melihat Yamada. Impian Takako adalah menikahi pemuda kaya raya agar bisa mengubah hidupnya yang berasal dari keluarga biasa saja. Takako langsung menetapkan target kepada Yamada yang memang berkarisma pangeran kaya. 

Yamada's Family
Faktanya, Taro Yamada amat sangat jauh dari kaya raya. Justru, ia berasal dari keluarga super duper miskin yang bahkan untuk makan sepiring berdelapan saja, Yamada harus bekerja paruh waktu di beberapa tempat. Yamada harus menghidupi enam adik dan satu ibu. Ayahnya bekerja sebagai pelukis petualang yang pulang sesekali setahun. Berbeda dengan Takuya Mimura, dia adalah sosok pangeran yang sebenarnya. Ia berasal dari keluarga kaya raya dan sangat berperilaku seperti pangeran. Belakangan, Mimura yang selama ini merasa kehidupannya membosankan, merasa tertarik dengan Yamada. Ia pun mengikuti Yamada hingga rumahnya dan sempat tertegun mendapati Yamada tinggal di sebuah rumah yang amat sangat kecil. Jauh berbeda dari kastil besar yang dibayangkan murid-murid di sekolahnya. Tentu saja, Yamada tidak pernah bilang kalau dia adalah anak dari keluarga kaya, namun teman-teman di sekolahnya tak pernah benar-benar mendengarkannya setiap kali Yamada ingin menceritakan kehidupan miskinnya. Mereka terlalu sibuk mengomentari kehidupan kaya raya Yamada yang ada di bayangan mereka. 

Yamada adalah anak yang sangat bertanggung jawab dan menomorsatukan keluarganya. Segala pekerjaan yang dia lakukan selalu didasarkan pikiran ingin membahagiakan adik-adiknya yang banyak. Yamada rela bekerja siang malam demi membelikan adik-adiknya sepotong daging untuk dibagi bersama-sama. Bagi Yamada, senyum keluarganya adalah mimpinya, karena itu ia selalu bekerja keras demi bisa membawakan keluarganya makanan, meski cuma sedikit. Yamada juga rela bekerja keras demi memenuhi keinginan adiknya yang ingin berenang di hotel, membayarkan biaya team baseball untuk salah satu adiknya yang terpilih sebagai pemain, dan banyak lagi. Dan Yamada melakukan semua itu tanpa merasa terbebani sedikitpun. Hal ini membuat Mimura kagum. Baginya, kehidupan Yamada yang super miskin itu menarik untuk dilihat. Ia merasa heran, iri, sekaligus kagum karena keluarga Yamada selalu tampak bahagia dalam keadaan apapun. Kedua 'pangeran' ini pun menjadi sahabat.


Peran Takako Ikegami juga tak bisa dilupakan. Gadis sederhana yang sangat enerjik ini memang penuh dengan mimpi menjadi kaya raya dan hanya memikirkan uang, karena itu saat ia mengetahui bahwa Yamada ternyata berasal dari keluarga miskin, Takako sempat menyerah dan berusaha mencari 'pangeran' penggantinya. Tapi, kebaikan dan ketulusan Yamada terhadap segala hal membuat Takako jatuh cinta sungguhan. Meski bayang-bayang kemiskinan Yamada selalu mengganggunya, toh Takako tetap tidak bisa berhenti menyukai Yamada. Mimura sendiri merasa senang melihat Takako yang mengejar-ngejar Yamada seperti orang aneh. Baginya, Takako dan Yamada seperti tokoh menarik yang ada di film. Ia ingin menjadi 'produser' mereka. Hanya masalah waktu saja hingga ketiganya menjadi tiga sekawan. 


Drama ini bukan kisah cinta cowok dan cewek di SMA. Seperti biasa, Jepang mengangkat cinta ke dalam tema yang lebih luas dari itu. Menonton dorama ini membuat kita berpikir banyak mengenai keluarga kita sendiri dan apa yang bisa kita lakukan untuk memberi mereka kebahagiaan. Kita jadi belajar untuk menghargai rezeki sekecil apapun dan mensyukuri kebahagiaan sekecil apapun. Berapa besar perjuangan yang akan kita lakukan demi orang yang berharga bagi kita, dan persahabatan ketiga kandidat ini pun juga sangat menarik untuk dilihat. Bahwa kita bisa menciptakan kebahagiaan nggak melulu dari materi. Hal kecil seperti berbagi sepotong makanan ke orang yang berharga bagi kita saja bisa menjadi kebahagiaan yang tak terkira. Pokoknya, drama ini recommended bangetlah. 


Well, that's all I have. I hope you guys enjoy the review. Jaa nee~

5 komentar:

ummipoppy said...

bagus....mmm..mau nanya gimana sih caranya bisa nonton yamada taro full ep?

Denisa said...

Aku dapat dari temen file-nya. Coba ke dramacrazy.net aja buat streaming :)

Nunala Yasmin said...

I like this dorama very much. I watched it when I was in high school
Two thumbs up

Denisa P. Rosandria said...

it is indeed very good :3

Nur Fadilah said...

a good drama

Post a Comment