Saturday, March 12, 2011

Tsunami dan Gempa di Jepang

Kemarin, 11 Maret 2011, matahari masih bersinar seperti biasanya. Di Jakarta, tempat Saya tinggal, tidak ada hal-hal aneh yang terjadi. Semua normal. Jalanan ibukota masih tetap macet. Orang-orang masih tetap sibuk bekerja, sekolah, atau melakukan kegiatan di rumah masing-masing. Awan pun tidak terlihat mendung sejauh ingatan. Yah, meski ingatan saya ini tidak bisa terlalu diandalkan karena seharian kemarin saya berada di rumah. Jadi saya tidak terlalu yakin dengan keadaan awannya. 

Sekitar jam setengah 2 siang kalau tidak salah, saya dan seluruh dunia dikejutkan oleh sebuah berita gempa dan tsunami. Segera saja saya mencari channel berita yang menayangkan berita tersebut. Gempa berkekuatan 8.8 SR dan tsunami itu ternyata menyerang negara Jepang, negara favorit saya setelah Indonesia. 

Saya merinding melihat kejadian langsung yang ditayangkan di TV itu, saat air laut secara tidak peduli menghantam pantai timur Jepang dan merusak segala hal di depannya. Melihat orang-orang disana panik dan bertahan dalam gempa yang terjadi selama kurang lebih 2 jam itu. Mengerikan, hanya melihatnya dari TV saja saya merasa ngeri. Terjadi beberapa tsunami susulan yang sepertinya tidak puas menghancurkan rumah dan bangunan-bangunan. Tsunami itu tidak sampai ke Tokyo, meski nyaris saja. Tapi tetap saja... mengerikan.

Ada beberapa peringatan yang mengatakan beberapa negara termasuk Indonesia harus bersiap siaga karena mungkin saja tsunami dan gempa itu akan mendatangi kami setelah Jepang. Lebih dari 1.000 orang diyakini tewas dalam gempa besar dan Tsunami yang melanda sejumlah besar daerah pesisir Pasifik Jepang utara.

Shock. Karena Jepang adalah negara yang sangat saya sukai. Beberapa idola saya berasal dari sana. Dan beberapa dari mereka dikabarkan hilang, dan ada yang dikabarkan terluka dan masuk rumah sakit, karena gempa kali ini melanda seluruh Jepang, terutama di Tokyo. Yah, meski kita harus merasa bersyukur karena katanya tak ada satupun korban jiwa di Tokyo akibat gempa, tapi korban-korban di tempat-tempat lain yang terkena tsunami..... Apalagi kudengar sampai saat ini, masih terjadi beberapa gempa dan peringatan-peringatan tsunami di Jepang sana. 

Pada saat seperti ini tentu saja yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa, meminta pada Allah SWT untuk melindungi kita semua dan segera menghentikan bencana-bencana ini. Kita semua yakin dan berharap bahwa ini bukanlah azab melainkan hanya ujian dan teguran. Saya sangat sangat sangat menyukai Jepang dan berharap bisa datang kesana suatu hari. Saya berharap semua ujian ini segera berlalu dan semuanya kembali baik-baik saja. Ya Allah, we are nothing but dust in this big world. Guide us to the right way, save us, and please forgive us. I sincerely pray that people in Japan will be okay and everything will be back to normal again. Tak ada siapapun melainkan Engkau yang bisa mengembalikan segalanya seperti semula. Kendalikan laut-Mu dan ampunilah kami semua. Hanya kepada-Mu kami meminta dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan. Amin...

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

4 komentar:

Killjoy Ruzi said...

Gempa terbesar beberapa tahun terakhir, tapi kita bisa berdoa, banyak banyak minta ampun sama Yang Di-atas. Kita nggak tau, mungkin kita giliran selanjutnya

Nb: beberapa yang hilang itu siapa aja yak? -,- siapa tau idola gw juga

denisaroseno said...

Well, said. :)

Kalo yg hilang2 itu lo cek timeline twitter @johnnysquotes @Jpoplovers aja ada banyak info2 disitu. Susah juga disebutin satu-satu >.<

tsukamoto_photography said...

moga aja teman2 kita yang ada di negri sakura itu..diberikan keselamat dan perlindungan allah swt...alhamdulillahnya adik saya ga ada di daerah itu cukup jauh juga dari daerah gempa..

Denisa P. Rosandria said...

Amin... Oh your sister live there? Hopefully Japan will back to normal again ya :) Dan semoga yg disana dilindungi oleh Allah SWT :)

Post a Comment

There was an error in this gadget